11 April 2012

Kontroversi di tengah mekanisme kerja Bank

Diposting oleh Widya_Mauretya di 21.37








Suatu negara dapat berkembang dengan baik jika kondisi keuangan suatu negara berjalan dengan jjistabil . Dan salah satu instrument yang berpengaruh dalam keuangan suatu negara adalah kondisi perbankan negara tersebut . Begitu pula dengan Indonesia yang dapat digolongkan sebagai negara yang mempunyai bank yang terbilang banyak . Salah satu kekuatan keuangan Indonesia adalah hadirnya Bank-bank tersebut . Sekilas mengenai Bank, Bank merupakan salah satu lembaga keuangan yang mempunyai fungsi untuk menghimpun dana dan menyalurkan dana tersebut . Disini Bank merupakan suatu perantara antara masyarakat yang mempunyai kelebihan uang dengan masyarakat yang membutuhkan uang . Uang yang dihimpun oleh Bank bisa disimpan dalam berbagai bentuk layanan yang ditawarkan oleh Bank seperti tabungan , deposito,giro ataupun penanaman saham . Sedangkan bentuk penyaluran dana tersebut dapat berupa kredit untuk konsumsi maupun non konsumsi . Dari mekanisme kerja inilah Bank mendapat keuntungan . Bank tidak begitu saja dapat berjalan , mereka akan berusaha untuk mencari nasabah yang mempunyai kelebihan dana , untuk dapat menjalankan mekanisme tersebut . Tetapi Bank juga tidak hanya mencari nasabah yang mempunyai kelebihan dana tetapi mereka juga mencari nasabah yang menmbutuhkan dana . Karena pada prinsipnya , dana yang dihimpun oleh Bank tidak begitu saja tertanam di Bank , karena untuk dapat membayar bunga kepada nasabah yang mempunyai kelebihan dana Bank harus menyalurkan dana untuk mendapatkan bunga . Begitu pula sebaliknya Bank tidak dapat berjalan dengan baik jika mempunyai nasabah yang membutuhkan dana lebih banyak dibanding dengan masyarakat yang menyimpan dananya di Bank . Tetapi berbagai permasalahan muncul sehubungan dengan mekanisme kerja Bank tersebut . Pada saat ini , banyak masyarakat yang belum mempunyai keinginan untuk menabung di Bank , khususnya untuk masyarakat kalangan menengah . Karena untuk menabung di Bank saja masyarakat harus menyetor uang awal sebesar minimal 300 ribu sebagai dana untuk membuka rekening . Selain itu biaya administrasi yang terkadang sangat besar jumlahnya . Hal ini tentunya untuk kalangan menengah bukan hal yang mudah , mereka akan berpikir untuk menabungkan uang mereka ditempat lain selain Bank yang lebih memudahkan mereka . Selain itu meminjam uang di Bank bukanlah perkara mudah , banyak syarat dan prosedur yang harus dijalankan . Untuk sebagian kalangan , khususnya kalangan menengah dan menengah kebawah , hal ini mungkin akan mempersulit mereka sehingga minat untuk meminjan uang di Bank akan mereka nomorduakan sehingga kemunculan rentenir pun mereka manfaatkan , walaupun terdapat BPR tetapi suku bunga pinjaman jauh lebih tinggi dibanding bank umum lainnya yang membuat masyarakat terkadang segan untuk meminjam uang di BPR . Oleh karena itu banyak tanda tanya besar dengan kehadiran bank itu sendiri , apakah bank hanya diperuntukan untuk orang kaya ? . Pertanyaan ini mulai dijawab oleh Bank Indonesia dengan salah satu programnya untuk meningkatkan minat masyarakat untuk menabung . Seharusnya kehadiran Bank bukan hanya untuk memperkaya pemilik , tetapi akan lebih baik jika kehadiran Bank dapat membantu sesama sehingga dapat memperbaiki kondisi perekonomian Indonesia yang carut marut .

0 komentar:

Posting Komentar

11 April 2012

Kontroversi di tengah mekanisme kerja Bank










Suatu negara dapat berkembang dengan baik jika kondisi keuangan suatu negara berjalan dengan jjistabil . Dan salah satu instrument yang berpengaruh dalam keuangan suatu negara adalah kondisi perbankan negara tersebut . Begitu pula dengan Indonesia yang dapat digolongkan sebagai negara yang mempunyai bank yang terbilang banyak . Salah satu kekuatan keuangan Indonesia adalah hadirnya Bank-bank tersebut . Sekilas mengenai Bank, Bank merupakan salah satu lembaga keuangan yang mempunyai fungsi untuk menghimpun dana dan menyalurkan dana tersebut . Disini Bank merupakan suatu perantara antara masyarakat yang mempunyai kelebihan uang dengan masyarakat yang membutuhkan uang . Uang yang dihimpun oleh Bank bisa disimpan dalam berbagai bentuk layanan yang ditawarkan oleh Bank seperti tabungan , deposito,giro ataupun penanaman saham . Sedangkan bentuk penyaluran dana tersebut dapat berupa kredit untuk konsumsi maupun non konsumsi . Dari mekanisme kerja inilah Bank mendapat keuntungan . Bank tidak begitu saja dapat berjalan , mereka akan berusaha untuk mencari nasabah yang mempunyai kelebihan dana , untuk dapat menjalankan mekanisme tersebut . Tetapi Bank juga tidak hanya mencari nasabah yang mempunyai kelebihan dana tetapi mereka juga mencari nasabah yang menmbutuhkan dana . Karena pada prinsipnya , dana yang dihimpun oleh Bank tidak begitu saja tertanam di Bank , karena untuk dapat membayar bunga kepada nasabah yang mempunyai kelebihan dana Bank harus menyalurkan dana untuk mendapatkan bunga . Begitu pula sebaliknya Bank tidak dapat berjalan dengan baik jika mempunyai nasabah yang membutuhkan dana lebih banyak dibanding dengan masyarakat yang menyimpan dananya di Bank . Tetapi berbagai permasalahan muncul sehubungan dengan mekanisme kerja Bank tersebut . Pada saat ini , banyak masyarakat yang belum mempunyai keinginan untuk menabung di Bank , khususnya untuk masyarakat kalangan menengah . Karena untuk menabung di Bank saja masyarakat harus menyetor uang awal sebesar minimal 300 ribu sebagai dana untuk membuka rekening . Selain itu biaya administrasi yang terkadang sangat besar jumlahnya . Hal ini tentunya untuk kalangan menengah bukan hal yang mudah , mereka akan berpikir untuk menabungkan uang mereka ditempat lain selain Bank yang lebih memudahkan mereka . Selain itu meminjam uang di Bank bukanlah perkara mudah , banyak syarat dan prosedur yang harus dijalankan . Untuk sebagian kalangan , khususnya kalangan menengah dan menengah kebawah , hal ini mungkin akan mempersulit mereka sehingga minat untuk meminjan uang di Bank akan mereka nomorduakan sehingga kemunculan rentenir pun mereka manfaatkan , walaupun terdapat BPR tetapi suku bunga pinjaman jauh lebih tinggi dibanding bank umum lainnya yang membuat masyarakat terkadang segan untuk meminjam uang di BPR . Oleh karena itu banyak tanda tanya besar dengan kehadiran bank itu sendiri , apakah bank hanya diperuntukan untuk orang kaya ? . Pertanyaan ini mulai dijawab oleh Bank Indonesia dengan salah satu programnya untuk meningkatkan minat masyarakat untuk menabung . Seharusnya kehadiran Bank bukan hanya untuk memperkaya pemilik , tetapi akan lebih baik jika kehadiran Bank dapat membantu sesama sehingga dapat memperbaiki kondisi perekonomian Indonesia yang carut marut .

0 komentar on "Kontroversi di tengah mekanisme kerja Bank"

Posting Komentar

 

dyaluppha , , Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea


Smashed Pink Can