26 Januari 2012

Relasi antara Biaya (cost) terhadap Produksi dan Konsumsi

Diposting oleh Widya_Mauretya di 04.53

Dalam kegiatan perekonomian mikro kegiatan produksi dan konsumsi merupakan salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan . Sebab , produksi dan konsumsi merupakan inti dari sebuah kegiatan perekonomian . Kegiatan perekonomian akan terhenti jika kegiatan produksi dan konsumsi tidak berjalan dengan baik . Dalam kaitannya dengan produksi dan konsumsi , konsumen dan produsen merupakan tokoh penting dalam kegiatan ini . Proses interaksi yang terjadi di pasar mengakibatkan perputaran uang antar konsumen dan produsen berjalan dengan lancer . Rumah tangga konsumen memperoleh uang melalui penjualan barang dan jasa . Kondisi ini disebut sebagai simbiosis mutualisme antara sector rumah tangga perusahaan dan rumah tangga konsumen . Alfred Marshal menyebut bahwa permintaan akan faktor produksi merupakan turunan (derived demand) dari permintaan akan barang dan jasa yang timbukl karena kebutuhan manusia . Besarnya pendapatan baik produsen maupun konsumen tergantung pada :

1 . Kuantitas faktor produksi yang digunakan oleh perusahaan

2 . Jumlah barang dan jasa yang berhasil diciptakan dengan adanya produksi

3 . Tingkat harga penggunaan yang berlaku , karena faktor produksi juga mempunyai harga yang akan menjadi biaya produksi bagi perusahaan .

Permintaan akan barang timbul karena individu pada sektor rumah tangga :

1 . Memerlukan barang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya

2 . Memiliki daya beli ( pendapatan ) yang diperoleh dari penjualan atas faktor – faktor produksi yang dimilikinya ke sektor rumah tangga perusahaan .

Dalam kaitannya dengan hal diatas , untuk memproduksi suatu barang dan jasa , perusahaan memerlukan sumber atau faktor pruduksi . Yaitu input – input yang dibutuhkan untuk mencipatakan output produk . Hubungan antara input dan output digambarkan sebagai berikut :

Q = f ( K , L ,T , N )

Dimana Q = Output atau produk

K = Kapital / modal

L = Labour / tenaga kerja

T = Tekhnologi

N = Nature / Tanah / Sumber daya alam

S = Skill / Entepreneur

Dari fungsi hubungan antara input dengan output diperoleh biaya produksi untuk masing masing tingkat out put

Salah satu cakupan teori dalam ekonomi mikro adalah cost atau biaya. Biaya ini memiliki berbagai macambentuk dan relasi dengan dua kegiatan terpenting dalam perekonomian yaitu, produksi dan konsumsi.

Definisi dari biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi yang diukur dalam satuan uang yang telah terjadi atau kemungkinan telah terjadi untuk tujuan tertentu (Mulyadi; 1993).

Biaya ini memiliki empat unsur pokok dalam definisinya, yaitu :

1.Biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi.

2.Diukur dalam satuan uang

3.Yang telah terjadi atau yang secara potensial akan terjadi

4.Pengorbanan tersebut untuk tujuan tertentu.

Biaya juga dikelompokkan menjadi beberapa bagian :

· Dalam perusahaan manufaktur biaya dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu:

a. Biaya produksi

Biaya produksi adalah biaya-biaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk dijual. Menurut obyek pengeluarannya biaya produksi ini dibagi menjadi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsungdan biaya overhead pabrik. Biaya bahan baku dan biaya tenagakerja langsung disebut juga biaya utama (primer cost). Sedangkan biaya tenaga kerja langsung dan biaya overheadpabrik disebut pula biaya konversi (conversion cost), yang merupakan biaya untuk mengkonversi bahan baku menjadi produk jadi.

b. Biaya pemasaran

Biaya pemasaran merupakan biaya yang terjadi untuk melaksanakan kegiatan pemasaran produksi.

c. Biaya administrasi dan umum

Biaya administrasi dan umum merupakan biaya untuk mengkoordinasi kegiatan produksi dan pemasaran produksi.

· Dalam hubungannya dengan sesuatu yang dibiayai, biaya dapat dikelompokkan menjadi dua:

a. Biaya langsung (direct cost )

Biaya langsung merupakan biaya yang terjadi, yang penyebab satu-satunya adalah karena sesuatu yang dibiayai. Biayaproduksi langsung terdiri dari biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung.

b. Biaya tidak langsung (indirect cost )

Biaya tidak langsung merupakan biaya yang terjadi tidak hanya disebabkan oleh sesuatu yang dibiayai. Biaya tidak langsung dalam hubungannya dengan produk disebut dengan istilah biaya produksi tidak langsung atau biaya overhead pabrik

Dari pengelompokkan ini juga dapat terlihat bahwa pada biaya, kegiatan konsumsi dan produksi sangat berkaitan erat. Karena untuk melakukan sebuah kegiatan produksi diperlukan berbagai macam biaya tentunya. Dan untuk melakukan sebuah kegiatan konsumsi harus ada pengorbanan yang dilakukan oleh seorang knsumen untuk memenuhi kebutuhannya, nah pengorbanan tersebut adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh seorang konsumen.

Seperti pada perilaku konsumen , Dalam berperilaku seorang produsen juga dibatasi dengan besar biaya yang harus dikeluarkan dan juga besarnya produk yang bisa dibuat . Hal ini disebut dengan isocost dan isoproduct . Isoproduct adalah kurva yang menghubungkan kombinasi antara faktor produksi yang mampu memproduksi sejumlah barang tertentu . Sifat Isoproduct sama dengan kurva indifferent . Isocost adalah garis yang menghubungkan kombinasi faktor – faktor produksi pada tingkat pengeluaran biuaya tertentu .

Sumber :

id.wikipedia.org/wiki/biaya

id.shvoong.com/business-management/accounting/2138610-macam-macam biaya/#ixzzlkWzLX4EC

saintaths.blogspot.com/2011/05/teori-ekonomi-mikro-biaya-produksi.html

elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/peranggaran/bagian3-analisispendukung-bab10-budget biaya fleksibel.pdf

google.com

1 komentar:

Unknown mengatakan...

sangat bermanfaat kaka

Posting Komentar

26 Januari 2012

Relasi antara Biaya (cost) terhadap Produksi dan Konsumsi



Dalam kegiatan perekonomian mikro kegiatan produksi dan konsumsi merupakan salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan . Sebab , produksi dan konsumsi merupakan inti dari sebuah kegiatan perekonomian . Kegiatan perekonomian akan terhenti jika kegiatan produksi dan konsumsi tidak berjalan dengan baik . Dalam kaitannya dengan produksi dan konsumsi , konsumen dan produsen merupakan tokoh penting dalam kegiatan ini . Proses interaksi yang terjadi di pasar mengakibatkan perputaran uang antar konsumen dan produsen berjalan dengan lancer . Rumah tangga konsumen memperoleh uang melalui penjualan barang dan jasa . Kondisi ini disebut sebagai simbiosis mutualisme antara sector rumah tangga perusahaan dan rumah tangga konsumen . Alfred Marshal menyebut bahwa permintaan akan faktor produksi merupakan turunan (derived demand) dari permintaan akan barang dan jasa yang timbukl karena kebutuhan manusia . Besarnya pendapatan baik produsen maupun konsumen tergantung pada :

1 . Kuantitas faktor produksi yang digunakan oleh perusahaan

2 . Jumlah barang dan jasa yang berhasil diciptakan dengan adanya produksi

3 . Tingkat harga penggunaan yang berlaku , karena faktor produksi juga mempunyai harga yang akan menjadi biaya produksi bagi perusahaan .

Permintaan akan barang timbul karena individu pada sektor rumah tangga :

1 . Memerlukan barang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya

2 . Memiliki daya beli ( pendapatan ) yang diperoleh dari penjualan atas faktor – faktor produksi yang dimilikinya ke sektor rumah tangga perusahaan .

Dalam kaitannya dengan hal diatas , untuk memproduksi suatu barang dan jasa , perusahaan memerlukan sumber atau faktor pruduksi . Yaitu input – input yang dibutuhkan untuk mencipatakan output produk . Hubungan antara input dan output digambarkan sebagai berikut :

Q = f ( K , L ,T , N )

Dimana Q = Output atau produk

K = Kapital / modal

L = Labour / tenaga kerja

T = Tekhnologi

N = Nature / Tanah / Sumber daya alam

S = Skill / Entepreneur

Dari fungsi hubungan antara input dengan output diperoleh biaya produksi untuk masing masing tingkat out put

Salah satu cakupan teori dalam ekonomi mikro adalah cost atau biaya. Biaya ini memiliki berbagai macambentuk dan relasi dengan dua kegiatan terpenting dalam perekonomian yaitu, produksi dan konsumsi.

Definisi dari biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi yang diukur dalam satuan uang yang telah terjadi atau kemungkinan telah terjadi untuk tujuan tertentu (Mulyadi; 1993).

Biaya ini memiliki empat unsur pokok dalam definisinya, yaitu :

1.Biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi.

2.Diukur dalam satuan uang

3.Yang telah terjadi atau yang secara potensial akan terjadi

4.Pengorbanan tersebut untuk tujuan tertentu.

Biaya juga dikelompokkan menjadi beberapa bagian :

· Dalam perusahaan manufaktur biaya dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu:

a. Biaya produksi

Biaya produksi adalah biaya-biaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk dijual. Menurut obyek pengeluarannya biaya produksi ini dibagi menjadi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsungdan biaya overhead pabrik. Biaya bahan baku dan biaya tenagakerja langsung disebut juga biaya utama (primer cost). Sedangkan biaya tenaga kerja langsung dan biaya overheadpabrik disebut pula biaya konversi (conversion cost), yang merupakan biaya untuk mengkonversi bahan baku menjadi produk jadi.

b. Biaya pemasaran

Biaya pemasaran merupakan biaya yang terjadi untuk melaksanakan kegiatan pemasaran produksi.

c. Biaya administrasi dan umum

Biaya administrasi dan umum merupakan biaya untuk mengkoordinasi kegiatan produksi dan pemasaran produksi.

· Dalam hubungannya dengan sesuatu yang dibiayai, biaya dapat dikelompokkan menjadi dua:

a. Biaya langsung (direct cost )

Biaya langsung merupakan biaya yang terjadi, yang penyebab satu-satunya adalah karena sesuatu yang dibiayai. Biayaproduksi langsung terdiri dari biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung.

b. Biaya tidak langsung (indirect cost )

Biaya tidak langsung merupakan biaya yang terjadi tidak hanya disebabkan oleh sesuatu yang dibiayai. Biaya tidak langsung dalam hubungannya dengan produk disebut dengan istilah biaya produksi tidak langsung atau biaya overhead pabrik

Dari pengelompokkan ini juga dapat terlihat bahwa pada biaya, kegiatan konsumsi dan produksi sangat berkaitan erat. Karena untuk melakukan sebuah kegiatan produksi diperlukan berbagai macam biaya tentunya. Dan untuk melakukan sebuah kegiatan konsumsi harus ada pengorbanan yang dilakukan oleh seorang knsumen untuk memenuhi kebutuhannya, nah pengorbanan tersebut adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh seorang konsumen.

Seperti pada perilaku konsumen , Dalam berperilaku seorang produsen juga dibatasi dengan besar biaya yang harus dikeluarkan dan juga besarnya produk yang bisa dibuat . Hal ini disebut dengan isocost dan isoproduct . Isoproduct adalah kurva yang menghubungkan kombinasi antara faktor produksi yang mampu memproduksi sejumlah barang tertentu . Sifat Isoproduct sama dengan kurva indifferent . Isocost adalah garis yang menghubungkan kombinasi faktor – faktor produksi pada tingkat pengeluaran biuaya tertentu .

Sumber :

id.wikipedia.org/wiki/biaya

id.shvoong.com/business-management/accounting/2138610-macam-macam biaya/#ixzzlkWzLX4EC

saintaths.blogspot.com/2011/05/teori-ekonomi-mikro-biaya-produksi.html

elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/peranggaran/bagian3-analisispendukung-bab10-budget biaya fleksibel.pdf

google.com

1 komentar on "Relasi antara Biaya (cost) terhadap Produksi dan Konsumsi"

Unknown on 14 Desember 2017 pukul 00.03 mengatakan...

sangat bermanfaat kaka

Posting Komentar

 

dyaluppha , , Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea


Smashed Pink Can