19 Desember 2010

Konsep Nilai Waktu dari Uang

Diposting oleh Widya_Mauretya di 04.06 0 komentar

Bahwa setiap individu berpendapat bahwa nilai uang saat ini lebih berharga daripada nanti.
Sejumlah uang yang akan diterima dari hasil investasi pada akhir tahun, kalau kita memperhatikan nilai waktu uang, maka nilainya akan lebih rendah pada akhir tahun depan.
Jika kita tidak memperhatikan nilai waktu dari uang, maka uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan adalah sama nilainya yang kita miliki sekarang.

Contoh 1 :
Uang sekarang Rp 30.000,- nilainya akan sama dengan Rp 30.000 pada akhir tahun à kalau kita tidak memperhatikan nilai waktu unag, maka nilai uang sekarang adalah lebih tingi dari pada uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan.

Contoh 2 :
Uang sekarang Rp 30.000,- nilainya lebih tinggi daripada   Rp 30.000 pada akhir tahun depan, kenapa :
  1. Karena kalau kita memiliki uang Rp 30.000 sekarang dapat disimpan di Bank dengan mendapatkan bunga misal 10 % / tahun, sehingga uang tersebut akan menjadi Rp 33.000
  2. Jadi uang sekarang Rp 30.000 nilainya sama dengan Rp 33.000 pada akhir tahun.

ISTILAH YANG DIGUNAKAN :

Pv        = Present Value (Nilai Sekarang)
Fv        = Future Value (Nilai yang akan datang)
I           = Bunga (i = interest / suku bunga)
n          = tahun ke-
An       = Anuity
SI        = Simple interest dalam rupiah
P0         = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu


BUNGA adalah sejumlah uang yang dibayarkan atau dihasilkan sebagai kompensasi terhadap apa yang dapat diperoleh dari penggunaan uang.

BUNGA SEDERHANA (simple interest)

adalah bunga yang dibayarkan/dihasilkan hanya dari jumlah uang mula-mula atau pokok pinjaman yang dipinjamkan atau dipinjam.

SI = P0(i)(n)

Nilai yang akan datang
Future value (terminal value) adalah nilai uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang, yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.

FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n)

Nilai Sekarang (present value)
Adalah nilai sekarang dari satu jumlah uang/satu seri pembayaran yang akan datang, yang dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.
Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru dimiliki beberapa waktu kemudian.

                                          FVn = P0+ P0(i)(n)


                                          PV0 = P0=  
                                                     
BUNGA BERBUNGA  (COMPOUND INTEREST)

Adalah bunga yg dibayarkan/dihasilkan dari bunga yg dihasilkan sebelumnya, sama seperti pokok yang dipinjam/dipinjamkan.     

  1. Nilai Majemuk (coumpaund value / ending amount) dari sejumlah uang merupakan penjumlahan dari uang pada permulaan periode. (Modal Pokok + Bunga pada periode tersebut). Atau menghitung jumlah akhir pada akhir periode dari sejumlah uang yang dimiliki sekarang.

    FV = Pv + I
    FV = Pv + Pvi
    FV0 = Pv(1+i)n
                                                                         atau  FVn = Pv(FVIFi,n)

  1. Nilai Sekarang (Present Value)
Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang   baru akan dimiliki beberapa waktu kemudian
                       
                                          PV =        FV   /    (1+i)n

Anuitas
Anuitas adalah merupakan satu arus (stream) kas yang tetap setiap periodenya. Beberapa contoh dari perhitungan anuitas dalam keuangan individu, misalnya cicilan bulanan kredit mobil atau rumah dan pembayaran biaya kontrak rumah bulanan. Arus kas ini bisa merupakan arus kas masuk sebagai pengembalian atas investasi maupun arus keluar yang dialokasikan sebagai tujuan investasi.
Perhitungan ini dapat dilakukan dengan Rumus dari nilai masa depan Anuitas:
                                        
                                   FVA = {A x [(1+i)n-1]}/i.



    

Konsep Nilai Waktu dari Uang

Diposting oleh Widya_Mauretya di 04.02 0 komentar

Bahwa setiap individu berpendapat bahwa nilai uang saat ini lebih berharga daripada nanti.
Sejumlah uang yang akan diterima dari hasil investasi pada akhir tahun, kalau kita memperhatikan nilai waktu uang, maka nilainya akan lebih rendah pada akhir tahun depan.
Jika kita tidak memperhatikan nilai waktu dari uang, maka uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan adalah sama nilainya yang kita miliki sekarang.

Contoh 1 :
Uang sekarang Rp 30.000,- nilainya akan sama dengan Rp 30.000 pada akhir tahun à kalau kita tidak memperhatikan nilai waktu unag, maka nilai uang sekarang adalah lebih tingi dari pada uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan.

Contoh 2 :
Uang sekarang Rp 30.000,- nilainya lebih tinggi daripada   Rp 30.000 pada akhir tahun depan, kenapa :
  1. Karena kalau kita memiliki uang Rp 30.000 sekarang dapat disimpan di Bank dengan mendapatkan bunga misal 10 % / tahun, sehingga uang tersebut akan menjadi Rp 33.000
  2. Jadi uang sekarang Rp 30.000 nilainya sama dengan Rp 33.000 pada akhir tahun.

ISTILAH YANG DIGUNAKAN :

Pv        = Present Value (Nilai Sekarang)
Fv        = Future Value (Nilai yang akan datang)
I           = Bunga (i = interest / suku bunga)
n          = tahun ke-
An       = Anuity
SI        = Simple interest dalam rupiah
P0         = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu


BUNGA adalah sejumlah uang yang dibayarkan atau dihasilkan sebagai kompensasi terhadap apa yang dapat diperoleh dari penggunaan uang.

BUNGA SEDERHANA (simple interest)

adalah bunga yang dibayarkan/dihasilkan hanya dari jumlah uang mula-mula atau pokok pinjaman yang dipinjamkan atau dipinjam.

SI = P0(i)(n)

Nilai yang akan datang
Future value (terminal value) adalah nilai uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang, yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.

FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n)

Nilai Sekarang (present value)
Adalah nilai sekarang dari satu jumlah uang/satu seri pembayaran yang akan datang, yang dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.
Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru dimiliki beberapa waktu kemudian.

                                          FVn = P0+ P0(i)(n)

                                          PV0 = P0=  
                                                     
BUNGA BERBUNGA  (COMPOUND INTEREST)

Adalah bunga yg dibayarkan/dihasilkan dari bunga yg dihasilkan sebelumnya, sama seperti pokok yang dipinjam/dipinjamkan.     

  1. Nilai Majemuk (coumpaund value / ending amount) dari sejumlah uang merupakan penjumlahan dari uang pada permulaan periode. (Modal Pokok + Bunga pada periode tersebut). Atau menghitung jumlah akhir pada akhir periode dari sejumlah uang yang dimiliki sekarang.

    FV = Pv + I
    FV = Pv + Pvi
    FV0 = Pv(1+i)n
                                                                         atau  FVn = Pv(FVIFi,n)

  1. Nilai Sekarang (Present Value)
Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang   baru akan dimiliki beberapa waktu kemudian
                       
                                          PV =        FV   /    (1+i)n

Anuitas
Anuitas adalah merupakan satu arus (stream) kas yang tetap setiap periodenya. Beberapa contoh dari perhitungan anuitas dalam keuangan individu, misalnya cicilan bulanan kredit mobil atau rumah dan pembayaran biaya kontrak rumah bulanan. Arus kas ini bisa merupakan arus kas masuk sebagai pengembalian atas investasi maupun arus keluar yang dialokasikan sebagai tujuan investasi.
Perhitungan ini dapat dilakukan dengan Rumus dari nilai masa depan Anuitas:
                                        
                                   FVA = {A x [(1+i)n-1]}/i.



    

Akuntansi Dan Laporan Keuangan

Diposting oleh Widya_Mauretya di 03.30 0 komentar

- Definisi Akuntansi
Akuntansi adalah aktifitas jasa yang menyediakan informasi yang penting sebagai alat penilaian jalanya perusahaan , dengan demikian pihak-pihak yang berkepentingan atas informasi tersebut dapat membuat pertimbangan pertimbangan agar dapat mengambil keputusan yang tepat .

Fungsi Akuntansi :
a. Mengumpulkan dan menyimpan data dari semua aktivitas dan transaksi perusahaan
b. Memproses data menjadi informasi yang berguna pihak manajemen.
c. Memanajemen data-data yang ada kedalam kelompok-kelompok yang sudah ditetapkan     oleh perusahaan.
d. Mengendalikan kontrol data yang cukup sehingga aset dari suatu organisasi atau perusahaan terjaga .
Dari Fungsi – fungsi tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa akuntansi berfungsi untuk mengumpulkan dan menyimpan data yang kemudian diproses menjadi sebuah laporan keuangan yag nantinya digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengambil keputusan .

Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap akuntansi
1. Pihak Internal
Pihak internal adalah pihak yang berada dalam struktur organisasi. Manajemen adalah pihak yang paling membutuhkan laporan akuntansi yang tepat dan akurat untuk mengambil keputusan yang baik dan benar. Contohnya seperti manajer yang melihat posisi keuangan perusahaan untuk memutuskan apakah akan membeli gedung untuk kanntor cabang baru atau tidak.
2. Pihak Eksteral / External
a. Investor
Investor membutuhkan informasi keuangan perusahaan untuk menentukan apakah akan menanamkan modalnya atau tidak. Jika dalam prediksi investor akan memberikan keuntungan yang baik, maka investor akan menyetorkan modal ke perusahaan, dan begitu juga sebaliknya.
 b. Pemegang saham / pemilik perusahaan
Para pemilik perusahaan yang mempunyai bagian saham perusahaan membutuhkan      informasi keuangan perusahaan untuk dapat mengetahui sejauh mana kemajuan atau kemunduran yang dialami perusahaan. Pemegang saham akan mendapatkan keuntungan dari dividen yang akan semakin besar jika perusahaan untung besar.
c. Pemerintah
Besarnya pajak yang harus dibayarkan perusahaan atau organisasi kepada pemerintah sebagaian besar berdasarkan atas informasi pada laporan keuangan perusahaan.
d. Kreditur
Jika perusahaan sedang terdesak dan membutuhkan dana segar perusahaan mungkin akan meminjam uang pada kreditor seperti meminjam uang di bank, berhutang barang pada supplyer / pemasok. Kreditur akan memberikan dana jika perusahaan memiliki kondisi keuangan yang baik dan tidak akan memiliki potensi yang besar untuk merugi.
e. Pihak Lainnya
Sebenarnya masih banyak pihak lain dari luar perusahaan perusahaan yang mungkin saja akan menggunakan laporan / informasi akuntansi suatu organisasi seperti para karyawan, serikat pekerja, auditor akuntan publik, polisi, pelajar / mahasiswa, wartawan, dan banyak lagi lainnya.

Prinsip Akuntansi
 1.      Perusahaan terpisah dengan pemilik dan perusahaan lainnya, maksudnya akuntansi membedakan asset yang menjadi asset perusahaan dan asset milik pribadi pemilik.
2.      Memenuhi keperluan, yaitu informasi yang dihasilkan akuntansi mempunyai tujuan yang jelas. Tidak asal dibuat. Hal ini menyebabkan sistem akuntansi suatu perusahaan tidak sama dengan sistem akuntansi perusahaan lainnya, karena setiap perusahaan mempunyai kebutuhan berbeda sesuai dengan pengaruh lingkungannya.
3.      Memberikan informasi keuangan secara  kwantitatif mengenai perusahaan tertentu agar pemakai/manajemen dapat mengambil keputusan ekonomi
4.      Memberikan informasi keuangan yang dapat dipercaya  sehingga membantu pemakai/manajemen dalam menaksir kemampuan perusahaan memperoleh laba.
5.      Menyajikan informasi mengenai perubahan-perubahan harta dan kewajiban serta informasi lainnya yang diperlukan.

Pengertian Laporan Keuangan
Laporan Keuangan adalah Laporan yang menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan , kinerja dan perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi pengguna untuk mengambil suatu keputusan ekonomi .
Laporan keuangan berisi tentang :
1 . Posisi harta , utang dan modal
2 . Kinerja suatu  perusahaan
3. Perubahan posisi keuangan

Laporan keuangan menurut PSAK terdapat 5 laporan , yaitu :
1 . Neraca
2 . Laba Rugi
3 . Perubahan Modal
4 .Arus Kas
5 .Catatan Atas Laporan Keuangan

Bentuk – bentuk Neraca :
Secara umum bentuk neraca dapat disusun dalam dua bentuk yaitu:
1 . Bentuk skontro, artinya menyusun harta pada sisi kiri dan utang pada sisi kanan atau sebelah menyebelah.
2 . Sedangkan bentuk staffel sering disebut dengan bentuk laporan, yaitu menempatkan harta pada bagian atas neraca dan utang dengan modal di bagian bawahnya.

Laporan Laba Rugi
Laporan laba-rugi adalah salah satu laporan keuangan dalam akuntansi yang menggambarkan apakah suatu perusahaan mengalami laba atau rugi dalam satu periode akuntansi sebagai akibat dari kegiatan operasional perusahaan .

Bentuk Laporan Laba Rugi

Laporan Laba-Rugi dapat dibuat dalam dua bentuk, yaitu:
1. Bentuk Single Step atau Langsung
Semua pendapatan dikelompokkan tersendiri di bagian atas dan dijumlahkan, kemudian semua beban dikelompokkan tersendiri di bagian bawah dan dijumlahkan. Jumlah pendapatan dikurangi jumlah beban, selisihnya merupakan laba bersih atau rugi bersih.
2. Bentuk Multiple Step atau Tidak Langsung
Pendapatan dibedakan menjadi pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha, demikian juga beban dibedakan menjadi beban usaha usaha dan beban di luar usaha. Pendapatan dan beban usaha disajikan pertama, pendapatan dan beban di luar usaha disajikan kemudian.
Tujuan Laporan Keuangan :
Meyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan.

18 Desember 2010

Kewirausahaan dan Perusahaan Kecil

Diposting oleh Widya_Mauretya di 22.17 0 komentar


Pengertiaan Wirausaha
*Menurut kamus besar Bahasa Indonesia , wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru , menentukan cara produk baru , menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya serta mengatur permodalan operasinya .

Pengertian Kewirausahaan
a . Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif  berusaha meningkatkan hasil karyanya 
     dalam arti meningkatkan penghasilan .
b . Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang-peluang memenuhi kebutuhan  dan    keinginan melalui inovasi , tanpa memperhatikan sumber daya yang mereka kendalikan (robin  1996 )
c . Kewirausahaan adalah proses dinamis untuk menciptakan tambahan kemakmuran .

Dari pengertian di atas dapat di abil kesimpulan bahwa Kewirausahaan adalah suatu sikap yang berusaha untuk memanfaatkan peluang usaha , guna memenuhi  kebutuhan ataupun mencapai kemakmuran dengan inovasi – inovasi yang dimiliki .

*Unsur-unsur  penting wiraswasta
 1.     Sikap
Sikap merupakan unsur yang timbul dari dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam bentuk perbuatan atau tindakan .Sikap merupakan modal dasar bagi seorang wirausaha untuk meraih keberhasilan , karena sikap menunjukan kepribadian seseorang yang mempengaruhi pola pikir orang lain terhadap dirinya
2.  Kemampuan dan keterampilan
Untuk menjadi seorang wirausaha selain mempunyai dana, juga harus mempunyai kemampuan dan keterampilan . Kemampuan dalam  ia merupakan anggota masyarakat yang tidak dapat melepaskan diri dari lingkungannya untuk itu ia harus menghormati etika kemasyarakatan tanpa mengesampingkan budaya setempat .

Fungsi seorang Wirausaha
1.        Memasuki usaha-usaha baru yang belum pernah dicoba oleh orang lain .
2.       Memulai produksi suatu jenis barang / jasa baru atau jenis barang / jasa yang sudah ada dengan cara baru .
3.       Melaksanakan reorganisasi usahanya
4.       Membuka pasaran baru
5.       Mengembangkan sumber-sumber logistic baru atau mengusahakan inovasi-inovasi

 *Perusahaan kecil

   -  Pengertian perusahaan kecil
Usaha kecil merupakan usaha yang mempunyai jumlah tenaga kerja kurang dari 50 orang, atau berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1999 kategori usaha kecil adalah yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,00 (tidak termasuk tanah dan bangunan); penjualan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00.milik Warga Negara Indonesia, bukan afiliasi badan usaha lain (berdiri sendiri), dan berbentuk usaha perorangan, badan usaha, atau koperasi.

Ciri-ciri perusahaan kecil
a.       Manajemen berdiri sendiri, dengan kata lain tidak ada pemisahan yang tegas antara pemilik dengan pengelola perusahaan. Pemilik adalah sekaligus pengelola dalam UKM.
b.      Modal disediakan oleh seorang pemilik atau sekelompok kecil pemilik modal.
c.   Daerah operasinya umumnya lokal, walaupun terdapat juga UKM yang memiliki orientasi luar negeri,berupa ekspor ke negara-negara mitra perdagangan
d.       Ukuran perusahaan, baik dari segi total aset, jumlah karyawan, dan sarana prasarana yang kecil.
Kekuatan dan Kelemahan Perusahaan kecil
Kekuatan Perusahaan kecil
1.       Manajemen perusahaan lebih dapat terkontrol
2.       Prosedur hukumnya sederhana
3.       Bebas dalam menentukan barang atau jasa yang diproduksi
4.       Pemilik dapat menerima seluruh laba
5.       Pendistribusian barang ataupun pengenalan produk lebih mudah
Kelemahan Perusahaan Kecil
1 .     Resiko usaha ditanggung oleh si pemilik
2 .     Kurangnya informasi dalam menjalankan bisnis
3 .     Pembagian kerja tidak proposional
4 .     Tidak ada perencanaan mengenai anggaran
5 .     Tidak pernah melakukan studi kelayakan

Cara-cara mengembangkan perusahaan kecil              
1.   Mengetahui kondisi internal maupun eksternal perusahaan
Disini Perusahaan harus mengetahui kondis internal dan eksternal perusahaan , kondisi internal       dapat berupa peningkatan produksi ataupun peningkatan mutu barang , selain itu menajemen perusahan harus lebih ditingkatkan agar dapat memanage perusahaan dengan baik , sedangkan dari sisi eksternal perusahaan perusahaan harus melihat kondisi masyarakat sebagai konsumen , perusahaan harus mengetahui barang/jasa apa yg sedang dibutuhkan oleh konsumen , dengan melihat para pesaing kita dapat menentukan harga untuk barang .
2.   Melakukan promosi produk
Promosi harus lebih gencar dilakukan sebagai usaha untuk memperkenalkan produk , promosi dapat  berupa potongan harga ataupun penjualan paket .

Perbedaan perusahaan kecil dengan Kewirausahaan

Secara sederhana perbedaan antara perusahaan kecil dengan kewirausahaan adalah  kewirausahaan adalah berbentuk seorang pemimpin yang mampu memimpin anggotanyan untuk mencapai tujuannya tersebut. Sedangkan perusahaan kecil berbentuk organisasi atau kelompok kecil.

Contoh dari wirausaha adalah usaha dengan cara franchising atau usaha waralaba .
Sebelum melakukan usaha dengan cara tersebut ada baiknya kita harus mengetahui kiat – kiat memilih usaha dengan cara tersebut , berikut kiat-kiat dalam memilih usaha franchising :

  1. Jangan minder saat berhadapan dengan staf  bisnis waralaba. Biarpun mereka berhak menyeleksi Anda, sesungguhnya mereka juga membutuhkan Anda. Karena itu manfaatkan sesi-sesi wawancara dengan mereka untuk menggali habis kondisi usaha waralaba. Mereka boleh menggali informasi seputar kepribadian dan kondisi keuangan investor. Anda pun seharusnya bisa menggali berbagai informasi mendalam tentang perusahaan penyelenggara waralaba.
  2. Coba kenali latar belakang perusahaan atau sang pengusaha, bonafiditas, pengalaman, potensi pasar, peta persaingan, serta keunggulan dan keunikan produk atau sistem mereka. Dari serangan balik wawancara itu Anda bisa meraba sikap mereka. Cara dan sikap ketika menjawab pertanyaan bisa Anda jadikan tolok ukur kultur usaha mereka. Semakin mereka terbuka, semakin baik. Semakin mereka misterius dan tertutup, ya semakin buruk. Ingat, kelak Anda harus saling bertukar informasi dengan mereka. Bayangkan dan perkirakan apakah Anda bisa berkomunikasi secara nyaman dengan mereka kelak?
  3. Jangan segan menyelidiki kondisi keuangan pewaralaba. Kinerja mereka di masa lalu bisa menjadi pantulan prospek usaha Anda di masa depan. Pewaralaba yang baik tak akan segan membagi informasi penting ini. Waralaba yang layak pilih adalah perusahaan yang telah menghasilkan untung selama bertahun-tahun, setidaknya lebih dari 3 tahun. Tanyakan pula kinerja cabang atau gerai milik terwaralaba lama. Apakah mereka untung atau malah gulung tikar. Kalau tutup sebabnya apa, begitu pula kalau sukses resepnya apa. Tak ada salahnya kalau Anda mencoba menggali informasi langsung dari terwaralaba lama yang lebih dulu beroperasi.
  4. Pilihlah brand waralaba yang sudah dikenal masyarakat. Sebagian brand waralaba luar negeri tak dikenal di sini. Tapi, kalau nama mereka cukup terkenal secara Internasional,  layaklah untuk dipertimbangkan. Jadi jangan segan menyelidiki reputasi mereka lewat internet atau kenalan di luar negeri.
  5. Bisnis waralaba bukanlah deposito atau obligasi pemerintah yang berbunga tetap. Karena itu, jangan pertaruhkan seluruh kekayaan Anda pada bisnis yang ingin Anda masuki. Sehebat apa pun waralaba yang hendak Anda ikuti, resiko bisnis tetap ada. Soalnya, ada banyak faktor ekonomi yang tidak berada dalam kendali perusahaan atau pelaku ekonomi mana pun, sehebat apa pun sistem dan keunggulan mereka.
  6. Pelajari dan cermati draf kontrak sebaik-baiknya. Jangan terburu-buru menganggukkan kepala dan berjabat tangan tanda sepakat. Ingat, semua kewajiban dan hak Anda tercatat dalam dokumen kontrak. Jadi, jangan sampai kontrak itu nantinya hanya merugikan Anda.

3 Desember 2010

Perusahaan dan Linkungan Perusahaan

Diposting oleh Widya_Mauretya di 01.18 0 komentar
Pengertian Perusahaan

Perusahaan ialah suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa. Hal ini disebabkan karena kebutuhan manusia tidak bisa digunakan secara langsung dan harus melewati sebuah proses ‘di suatu tempat, sehingga inti dari perusahaan ialah tempat melakukan proses sampai bisa langsung digunakan oleh manusia.Perusahaan juga merupakan kesatuan teknis yang bertujuan menghasilkan barang atau jasa. Perusahaan juga disebut tempat berlangsungnya proses produksi yang menggabungkan faktor – faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Perusahaan merupakan alat dari badan usaha untuk mencapai tujuan yaitu mencari keuntungan. Orang atau lembaga yang melakukan usaha pada perusahaan disebut pengusaha, para pengusaha berusaha dibidang usaha yang beragam.

Kedudukan Perusahaan
Perusahaan dalam rancah kehidupan ekonomi merupakan suatu alat untuk memperlancar kegiatan perekonomian , Karena perusahaan mempunyai peranan yan sangat penting dalam jalannya system kegiatan perekonomian . Di perusahaan itulah semua kegiatan perekonomian diproses seperti memproduksi barang maupun mendistribusikan barang , semua hal tu tidak lepas dari adanya suatu perusahaan .

Jenis Letak Perusahaan
Ada 4 (empat) jenis letak perusahaan :

1. Letak Perusahaan yang Terikat Pada Alam
Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam, jadi tidak dapat ditentukan oleh manusia; misalkan, usaha pertanian dan pertambangan.

2. Letak Perusahaan Berdasarkan Sejarah
Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah di lokasi itu. Misalkan kerjainan batik di daerah Surakarta dan Yogyakarta, hal ini disebabkan dulu seni membatik ini dimulai dari para wanita dalam Kraton di kedua kota itu.

3. Letak Perusahaan yang Ditetapkan oleh Pemerintah
Dalam hal ini pemerintahlah yang menentukan dimana perusahaan harus menjalankan aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat di sekitar lokasi itu tidak merasa terganggu karena adanya perusahaan tersebut. Misalnya, pabrik senjata/amunisi, peternakan babi, dan pabrik obat-obatan.

4. Letak Perusahaan yang Dipengaruhi oleh Faktor-faktor Ekonomi
Jenis perusahaan ini bersifat industri. Di sini ada bebarapa faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan letak perusahaan :

a. Dekat dengan bahan baku
Contoh : pabrik gula, pabrik semen.

b. Dekat dengan pasar
Di sini perusahaan sedekat mungkin dengan pasar atau konsumen.
Contoh : pabrik roti (Bakery), rumah makan dan juga perusahaan jasa seperti Bank/Asuransi.

c. Dekat dengan pemasuk tenaga kerja
Bagi perusahaan yang banyak membutuhkan tenaga kerja bukan ahli, cenderung memperhatikan agar dekat dengan tenaga kerja tersebut.
Contoh : pabrik rokok, pabrik kembang gula.

d. Dekat dengan penyedia sumber tenaga/energi
Contoh : pabrik peleburan bijih besi, aluminium dan baja.

e. I k l i m
Suatu perusahaan seringkali membutuhkan adanya iklim dan pengaturan suhu udara yang tertentu.
Contoh : pabrik the, pemintalan kapas, industri jamur.

f. Ongkos Transport
Misalkan pabrik mobil, sangat membutuhkan lancarnya transportasi. Apabila jalan-jalan yang akan dilalui produk perusahaan ke konsumen sudah baik, maka diharapkan ongkos transportnya juga akan menjadi rendah.

g. Besarnya suplai modal
Perusahaan yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya, cenderung akan memilih tempat dimana penananman modal cukup besar disertai tingkat bunga yang cukup rendah.

Untuk masing-masing perusahaan, pengaruh tiap faktor adalah berbeda-beda. Hanya saja yang dianggap ideal untuk suatu lokasi perusahaan ialah tempat dimana semua biaya operasi perusahaan paling rendah. Dasar teori lokasi perusahaan : “Tempatkanlah pada titik geografis yang paling banyak memberikan kesempatan kepada perusahaan di dalam usaha mencapai tujuannya”. Jadi dengan kata lain, dicari titik lokasi yang paling ekonomis di segala sektor.

Tujuan didirikannya perusahaan
Perusahaan didirikan tidak hanya tanpa tujuan atau maksud tertentu , pasti pendirian suatu perusahaan mempunya visi dan misi tertentu . berikut diantaranya beberapa tujuan didirikannya suatu perusahaan .
1 . Meningkatkan kemakmuran ekonomi
2 . Mencari keuntungan
3 . Memperlancar arus kegiatan ekonomi
4 . Mensejahterakan rakyat

Perusahaan sebagai suatu system
Perusahaan Sebagai Suatu Sistem System adalah suatu kesatuan dari unit-unit yang saling berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsungdalam rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah suatu system karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai tertentu antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat,maupun tanggung jawab social Kepada:
1 .pemilik modal => pengelolaan keuangan dan kemajuan perusahaan.
2. lembaga peneliti => membantu pendanaan.
3. pekerja => membayar gaji dan memenuhi fasilitas kerja.
4. konsumen => menyediakan B&J yang bagus.
5. pemerintah => membayar pajak.


Fungsi perusahaan
Fungsi-fungsi Perusahaan Ada 4 :
1 . Fungsi operasi Pembelian dan produksi, pemasaran, keuangan, personalia,
2 .Fungsi operasi utama perusahaan, akuntansi, administrasi, teknologi informasi, transformasi dan komunikasi, pelayanan umum dan uu,
3.Fungsi operasi penunjang.
4.Fungsi manajemen Perencanaan, pengorganisasian, pengarah, pengendalian.
Bila semuanya berjalan dengan baik perusahaan akan menjalankan operasinya dengan lancer, terkoordinasi, terintegrasidalam rangka mencapai tujuan.

Lingkungan Perusahaan

Pada dasarnya lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :
1. Lingkungan Eksternal Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusaan. Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
A) Lingkungan eksternal makro Adalah lingkungan eksternal yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh : Keadaan alam => SDA, lingkungan. Politik dan hankam => kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada => menciptakan. Hukum Perekonomian Pendidikan dan kebudayaan Social dan budaya Kependudukan Hubungan internasional.
B) Lingkungan eksternal mikro Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh : Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan. Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen. Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll. Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.

2. Lingkungan Internal Adalah factor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi. Contoh : Tenaga kerja Peralatan dan mesin Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana) Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan System informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan

2 Desember 2010

Pemasaran

Diposting oleh Widya_Mauretya di 23.39 0 komentar
Pemasaran adalah kegiatan pemasar untuk menjalankan bisnis ( profit atau non profit ) guna memenuhi Kebutuhan pasar dengan barang dan jasa , menetapkan harga , mendistribusikan , serta mempromosikannya melalui proses pertukaran agar memuaskan konsumen dan mencapai tujuan perusahaan .
Sedangkan pasar dalam pemasaran mempunyai pengertian yaitu , kelompok individual ( perorangan maupun organisasi ) yang mempunyai permintaan terhadap barang tertentu , berdaya beli , dan berminat merealisasikan pembelian tersebut .

Jenis –Jenis Pasar
Pasar dibagi menjadi 3 jenis yaitu :
1 . Pasar Konsumen
Pasar konsumen adalah kelompok individual ( perorangan maupun rumah tangga ) yang membeli dan mengkonsumsi barang atau jasa untuk kepentingan pribadi maupun keluarganya , tidak untuk maksud lain .
Faktor pengaruh pada proses pengambilan keputusan :
1 . Faktor personal
1 . Motivasi
Motivasi adalah dorongan ( drive ) internal untuk melakukan tindakan sesuai sebagai usaha pemenuhan kebutuhan .
2 . Persepsi
Persepsi adalah proses pemilihan , pengorganisasian , dan pengartian informasi berdasar Pengalaman pribadi .
3 . Pemahaman
Pemahaman adalah proses perubahan pemikiran atau pemahaman seseorang karena adanya
Pengalaman – pengalaman pribadi sebelumnya .
4 . Kepercayaan
Kepercayaan adalah deskripsi tingkat penerimaan pemikiran seseorang atas sesuatu objek atau gejala .
5 . Sikap
Sikap adalah penilaian relative seseorang suatu objek atau pemikiran tertentu secara konsisten
6 . Kepribadian
Kepribadian adalah karakteristik psikologis yang relative konsisten terhadap respons akhir suatu Objek di lingkungannya .
2 . Faktor Sosial
1 . Peran dan status
Peran adalah kegiatan –kegiatan seseorang untuk menyatakan keberadaan atau yang diharapkan Pada dirinya dalam lingkungannya . sedangkan status adalah penghargaan umum kelompok atau Masyarakat terhadap sesorang .
2 . Keluarga
Keluarga adalah kelompok terkecil dalam masyarakat yang meliputi orang-tua dan anak-anaknya .
3 . Kelompok Referensi
Kelompok referensi adalah kelompok yang secara lansung atau tidak langsung mempengaruhi Pembentukan perilaku dan sikap seseorang .
4 . Klas social
Klas social adalah tingkatan dari struktur klas masyarakat yang berjenjang dan relative permanen Dalam persamaan nilai , minat , dan perilaku .

Peranan seseorang dalam proses pembelian konsumen :
1 . Initiator ( yang memberikan gagasan untuk membeli )
2 . Influencer ( dorongan agar gagasan tersebut dapat terealisasi )
3 . Decider ( keputusan untuk membeli )
4 . Purchase ( yang membeli )
5 . User ( yang menggunakan )


Perilaku pembelian konsumen :
1 . Perilaku respons rutin ( routinezed respons behavior )
Adalah perilaku pembelian rutin untuk persoalan yang sering dihadapi .umumya frekuensi Kebutuhan produk tinggi , misalnya kebutuhan barang sehari-hari .

2 . Perilaku pemecahan masalah yang terbatas ( limited problem solving )
Adalah perilaku pembelian yg memerlukan usaha pemecahan persoalan yang terbatas

3 . Perilaku pemecahan masalah yang ekstensif ( extensive problem solving )
Adalah perilaku pembelian untuk mengatasi persoalan yg sangat tidak rutin .

2 . Pasar Industrial
Pasar industrial adalah kelompok organisasional yang membeli produk dan jasa untuk dijual kembali Atau diproses menjadi produk lain yang akan dijual untuk kepentingan organisasinya .

Faktor pengaruh perilaku pembelian :
1 . Lingkungan organisasi
2 . Intraorganisasi
3 . Interorganisasi
4 . Individual

Peranan pembelian dalam proses pembelian industrial :
1 . Pemakai ( user )
2 . Pengaruh ( influencer )
3 . Pembeli ( Buyers )
4 . Pengambil Keputusan ( Deciders )
5 . Penjaga gawang ( Gate keepers )

Perilaku pembelian pasar industrial :
1 . Pembelian baru ( New Task Buying )
Adalah pembelian yang dilakukan untuk pertama kali sehingga membutuhkan informasi yg banyak .
2. Pembelian ulang modifikasi ( Modified Rebuy )
Adalah pembelian kembali ( ulang ) atas kegiatan yang pernah dilakukan sebelumnya .
3. Pembelian ulang rutin
Adalah pembelian ulang yang sering dilakukan secara periodik ( rutin )

3 . Pasar Pemerintah
Pasar pemerintah adalah organisasi atau lembaga pemerintah yang membeli produk-produk untuk Menjalankan kegiatan operasionalnya melayani kepentingan masyarakat .


Konsep – konsep pemasaran
1 . Konsep produksi
Adalah anggapan pemasar yang berorientasi kepada proses produksi bahwa konsumen hanya akan membeli barang-barang yang murah .
2 . Konsep produk
Adalah anggapan pemasar bahwa konsumen lebih menghendaki produk-produk yang berkualitas atau berpenampilan menarik .
3 . Konsep Penjualan
Adalah anggapan pemasar yang berorientasi kepada tingkat penjualan bahwa konsumen perlu dipengaruhi agar penjualan dapat meningkat sehingga tercapai profit maksimum sebagai tujuan perusahaan .
4 . Konsep pemasaran
Adalah anggapan pemasar yg berorientasi kepada pelanggan bahwa konsumen hanya akan bersedia membeli produk-produk yang mampu memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan .
5 . Konsep pemasaran yang memasyarakat
Adalah anggapan pemasar bahwa konsumen hanya bersedia membeli produk-produkyang mampu memenuhi kebutuhan serta kesejahteraan lingkungan social konsumen .
6 . Konsep pasar
Adalah anggapan pemasar yang berorientasi kepada pelanggan dan pesaing-pesaing perusahaan bahwa produsen perlu mempunyai keunggulan pasar yang bersaing untuk dapat memenuhi dan memuaskan pelanggan .

Bauran Pemasaran
Bauran pemasaran terdiri dari :
1 . Product ( Perencanaan barang )
2 . Price ( penetapan harga )
3 . Promotion ( Program promosi )
4 . Place ( Saluran Distribusi )

MANAJEMEN DAN ORGANISASI

Diposting oleh Widya_Mauretya di 21.42 0 komentar
PENGERTIAN MANAJEMEN
*Sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui rangkaian kegiata berupa perencanaan , pengorganisasian ,pengarahan dan pengendalian orang-orang serta sumber daya organisasi yg lainnya .(Nickles,Mc hugh and Mc hugh , 1997)

*Seni dalam menyelesaikan sesuatu melalui orang lain (follet , 1997)

*Seni atau proses dalam menyelesaikan sesuatu yang terkait dengan pencapaian tujuan (Ernie&Kurniawan 2005)

Jadi dapat dikatakan manajemen merupakan suatu cara yang digunakan untuk pencapain tujuan , seperti perencanaan , pengorganisasian maupun pengarahan .
Manajemen sangat diperlukan dalam kegiatan usaha , karena dengan manajemen yang baik perusahaan akan berjalan dengan baik , tapi jika manajemen dari suatu perusahaan buruk , perusahaan tersebut akan mengalami kehancuran , sehingga dapat dikatakan kehidupan suatu perusahaan tergantung dari baik atau buruknya manajemen dari suatu perusahaan tersebut .

Manajemen sebagai suatu ilmu berkembang melalui beberapa tahap :
1 . tahap survival 1886-1930 (thn 1886 lahirnya gerakan manajemen ilmiah )
2 . tahap konsolidasi dan, tahun 190-1945
3 . tahap human relation , tahun 1945-1959
4 . tahap behavioralisme , tahun 1959-sekarang

Perkembangan manajemen sebagai suatu seni dilalui dengan tahap-tahap :
1 . tahap pra sejarah ( berakhir tahun 1 masehi )
2 . tahap sejarah ( berakhir tahun 1886 )
3 . tahap modern ( dimulai tahun 1886 – sekarang )

Unsur-unsur manajemen
1 . Man ( orang )
2 . Money ( uang )
3 . Materials ( bahan-bahan )
4 . Methode ( Metode )
5 . Machine ( Mesin )
6 . Market ( Pasar )

Prinsip-prinsip manajemen
Menurut bapak manajemen ilmiah “ Henry Fayol” dalam bukunya”General and Industrial Management” ada 14 Prinsip Manajemen , yaitu :
1 . Pembagian kerja ( devision of work )
2 . Wewenang atau tanggung jawab ( authority and responsibility )
3 . Disiplin atau kepatuhan
4 . Kesatuan perintah ( utility of command )
5 . Kesatuan arah ( utility of direction )
6 . Mengutamakan kepentingan umum
7 . Pemberian upah/jasa (renumeration of personel )
8 . Kestabilan masa kerja pegawai (stability of tenure of personal )
9 . Keadilan dan kebebasan
10 . Pemusatan( centralization )
11 . Garis kuasa ( line of authority )
12 . Inisiatif
13 . Kesatuan pada kelompok ( Ecprite de corps )
14 . Kerertiban

Fungsi-fungsi manajemen
Fungsi manajemen dibagi menjadi 4 yaitu :
1 . Planning ( Perencanaan )
Perencanaan adalah kegiatan menentukan serangkaian tindakan yang akan dilakukan dimasa yang akan datang .
Planning dibagi lagi menjadi 2 kegiatan yaitu :
1 . Forecasting
2 . Budgeting
2 . Organizing ( Pengorganisasian)
Pengorganisasian adalah kegiatan menetapkan susunan organisasi , tugas dan fungsi masing-masing unit untuk mencapai tujuan organisasi .
Organizing dibagi lagi menjadi 2 kegiatan yaitu :
1 . Staffing
2 . Assembling
3 . Actuating ( Penggerakan )
Penggerakan adalah kegiatan motivasi bawahan agar melakukan kegiatan yang telah menjdi tugasnya Masing – masing untuk mencapai tujuan organisasi .
Actuating dibagi menjadi 4 kegiatan yaitu :
1 . Directing
2 . Commanding
3 . Coordinating
4 . Motivating
4 . Controlling ( Pengendalian )
Pengendalian adalah kegiatan mengevaluasi pekerjaan yang telah dilaksanakan dengan rencana yang telah disusun sebelumnya untuk mencapai tujuan organisasi .
Pengendalian dibagi menjadi 2 kegiatan yaitu :
1 . Reporting
2 . Evaluating

Organisasi

Organisasi adalah sekumpulan orang yang mempunya tujuan yang sama dan terorganisir dan terkoordinasi oleh suatu sistem .

Bentuk – bentuk organisasi :
1 . Organisasi Lini
Dalam organisasi lini atau garis ( line organization ) , kekuasaan berjalan secara langsung dari atasan ke bawahan , sehingga perintah datang dari atasan kepada bawahan secara langsung .

Keuntungan dari organisasi lini :
1 . Kesatuan pimpinan terjamin Karen ada dalam satu komando
2. Koordinasi relative mudah dilaksanakan
3. Pengendalian relative mudah dilaksanakan
4 . Rasa solidaritas pegawai pada umunya tinggi .

Kelemahan dari organisasi lini :
1 . Tujuan pribadi pimpinan seringkali sulit dibedakan dengan tujuan organisasi
2 . Pimpinan seringkali menjadi otoriter .
3 . Organisasi perusahaan terlalu tergantung pada pimpinan .

2 . Organisasi lini dan staf
Dalam system ini pemusatan kekuasaan dari atas ke bawah tetap ada , tapi untuk melancarkan tugas yang diperintahkan dari atasan ke bawah dibantu oleh staf .

3 . Organisasi Fungsional
Dalam system ini terdapat pembagian kerja berdasarkan spesialisasi

4 . Organisasi lini , staf , dan fungsional
Sistem organisasi ini merupakan gabungan dari bermacam – macam system organisasi ,Dengan memakai system gabungan dimungkinkan memilih yang menguntungkan dipakai sedangkan yang merugikan ditinggalkan .

19 Desember 2010

Konsep Nilai Waktu dari Uang

0 komentar

Bahwa setiap individu berpendapat bahwa nilai uang saat ini lebih berharga daripada nanti.
Sejumlah uang yang akan diterima dari hasil investasi pada akhir tahun, kalau kita memperhatikan nilai waktu uang, maka nilainya akan lebih rendah pada akhir tahun depan.
Jika kita tidak memperhatikan nilai waktu dari uang, maka uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan adalah sama nilainya yang kita miliki sekarang.

Contoh 1 :
Uang sekarang Rp 30.000,- nilainya akan sama dengan Rp 30.000 pada akhir tahun à kalau kita tidak memperhatikan nilai waktu unag, maka nilai uang sekarang adalah lebih tingi dari pada uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan.

Contoh 2 :
Uang sekarang Rp 30.000,- nilainya lebih tinggi daripada   Rp 30.000 pada akhir tahun depan, kenapa :
  1. Karena kalau kita memiliki uang Rp 30.000 sekarang dapat disimpan di Bank dengan mendapatkan bunga misal 10 % / tahun, sehingga uang tersebut akan menjadi Rp 33.000
  2. Jadi uang sekarang Rp 30.000 nilainya sama dengan Rp 33.000 pada akhir tahun.

ISTILAH YANG DIGUNAKAN :

Pv        = Present Value (Nilai Sekarang)
Fv        = Future Value (Nilai yang akan datang)
I           = Bunga (i = interest / suku bunga)
n          = tahun ke-
An       = Anuity
SI        = Simple interest dalam rupiah
P0         = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu


BUNGA adalah sejumlah uang yang dibayarkan atau dihasilkan sebagai kompensasi terhadap apa yang dapat diperoleh dari penggunaan uang.

BUNGA SEDERHANA (simple interest)

adalah bunga yang dibayarkan/dihasilkan hanya dari jumlah uang mula-mula atau pokok pinjaman yang dipinjamkan atau dipinjam.

SI = P0(i)(n)

Nilai yang akan datang
Future value (terminal value) adalah nilai uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang, yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.

FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n)

Nilai Sekarang (present value)
Adalah nilai sekarang dari satu jumlah uang/satu seri pembayaran yang akan datang, yang dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.
Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru dimiliki beberapa waktu kemudian.

                                          FVn = P0+ P0(i)(n)


                                          PV0 = P0=  
                                                     
BUNGA BERBUNGA  (COMPOUND INTEREST)

Adalah bunga yg dibayarkan/dihasilkan dari bunga yg dihasilkan sebelumnya, sama seperti pokok yang dipinjam/dipinjamkan.     

  1. Nilai Majemuk (coumpaund value / ending amount) dari sejumlah uang merupakan penjumlahan dari uang pada permulaan periode. (Modal Pokok + Bunga pada periode tersebut). Atau menghitung jumlah akhir pada akhir periode dari sejumlah uang yang dimiliki sekarang.

    FV = Pv + I
    FV = Pv + Pvi
    FV0 = Pv(1+i)n
                                                                         atau  FVn = Pv(FVIFi,n)

  1. Nilai Sekarang (Present Value)
Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang   baru akan dimiliki beberapa waktu kemudian
                       
                                          PV =        FV   /    (1+i)n

Anuitas
Anuitas adalah merupakan satu arus (stream) kas yang tetap setiap periodenya. Beberapa contoh dari perhitungan anuitas dalam keuangan individu, misalnya cicilan bulanan kredit mobil atau rumah dan pembayaran biaya kontrak rumah bulanan. Arus kas ini bisa merupakan arus kas masuk sebagai pengembalian atas investasi maupun arus keluar yang dialokasikan sebagai tujuan investasi.
Perhitungan ini dapat dilakukan dengan Rumus dari nilai masa depan Anuitas:
                                        
                                   FVA = {A x [(1+i)n-1]}/i.



    

Konsep Nilai Waktu dari Uang

0 komentar

Bahwa setiap individu berpendapat bahwa nilai uang saat ini lebih berharga daripada nanti.
Sejumlah uang yang akan diterima dari hasil investasi pada akhir tahun, kalau kita memperhatikan nilai waktu uang, maka nilainya akan lebih rendah pada akhir tahun depan.
Jika kita tidak memperhatikan nilai waktu dari uang, maka uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan adalah sama nilainya yang kita miliki sekarang.

Contoh 1 :
Uang sekarang Rp 30.000,- nilainya akan sama dengan Rp 30.000 pada akhir tahun à kalau kita tidak memperhatikan nilai waktu unag, maka nilai uang sekarang adalah lebih tingi dari pada uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan.

Contoh 2 :
Uang sekarang Rp 30.000,- nilainya lebih tinggi daripada   Rp 30.000 pada akhir tahun depan, kenapa :
  1. Karena kalau kita memiliki uang Rp 30.000 sekarang dapat disimpan di Bank dengan mendapatkan bunga misal 10 % / tahun, sehingga uang tersebut akan menjadi Rp 33.000
  2. Jadi uang sekarang Rp 30.000 nilainya sama dengan Rp 33.000 pada akhir tahun.

ISTILAH YANG DIGUNAKAN :

Pv        = Present Value (Nilai Sekarang)
Fv        = Future Value (Nilai yang akan datang)
I           = Bunga (i = interest / suku bunga)
n          = tahun ke-
An       = Anuity
SI        = Simple interest dalam rupiah
P0         = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu


BUNGA adalah sejumlah uang yang dibayarkan atau dihasilkan sebagai kompensasi terhadap apa yang dapat diperoleh dari penggunaan uang.

BUNGA SEDERHANA (simple interest)

adalah bunga yang dibayarkan/dihasilkan hanya dari jumlah uang mula-mula atau pokok pinjaman yang dipinjamkan atau dipinjam.

SI = P0(i)(n)

Nilai yang akan datang
Future value (terminal value) adalah nilai uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang, yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.

FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n)

Nilai Sekarang (present value)
Adalah nilai sekarang dari satu jumlah uang/satu seri pembayaran yang akan datang, yang dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.
Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru dimiliki beberapa waktu kemudian.

                                          FVn = P0+ P0(i)(n)

                                          PV0 = P0=  
                                                     
BUNGA BERBUNGA  (COMPOUND INTEREST)

Adalah bunga yg dibayarkan/dihasilkan dari bunga yg dihasilkan sebelumnya, sama seperti pokok yang dipinjam/dipinjamkan.     

  1. Nilai Majemuk (coumpaund value / ending amount) dari sejumlah uang merupakan penjumlahan dari uang pada permulaan periode. (Modal Pokok + Bunga pada periode tersebut). Atau menghitung jumlah akhir pada akhir periode dari sejumlah uang yang dimiliki sekarang.

    FV = Pv + I
    FV = Pv + Pvi
    FV0 = Pv(1+i)n
                                                                         atau  FVn = Pv(FVIFi,n)

  1. Nilai Sekarang (Present Value)
Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang   baru akan dimiliki beberapa waktu kemudian
                       
                                          PV =        FV   /    (1+i)n

Anuitas
Anuitas adalah merupakan satu arus (stream) kas yang tetap setiap periodenya. Beberapa contoh dari perhitungan anuitas dalam keuangan individu, misalnya cicilan bulanan kredit mobil atau rumah dan pembayaran biaya kontrak rumah bulanan. Arus kas ini bisa merupakan arus kas masuk sebagai pengembalian atas investasi maupun arus keluar yang dialokasikan sebagai tujuan investasi.
Perhitungan ini dapat dilakukan dengan Rumus dari nilai masa depan Anuitas:
                                        
                                   FVA = {A x [(1+i)n-1]}/i.



    

Akuntansi Dan Laporan Keuangan

0 komentar

- Definisi Akuntansi
Akuntansi adalah aktifitas jasa yang menyediakan informasi yang penting sebagai alat penilaian jalanya perusahaan , dengan demikian pihak-pihak yang berkepentingan atas informasi tersebut dapat membuat pertimbangan pertimbangan agar dapat mengambil keputusan yang tepat .

Fungsi Akuntansi :
a. Mengumpulkan dan menyimpan data dari semua aktivitas dan transaksi perusahaan
b. Memproses data menjadi informasi yang berguna pihak manajemen.
c. Memanajemen data-data yang ada kedalam kelompok-kelompok yang sudah ditetapkan     oleh perusahaan.
d. Mengendalikan kontrol data yang cukup sehingga aset dari suatu organisasi atau perusahaan terjaga .
Dari Fungsi – fungsi tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa akuntansi berfungsi untuk mengumpulkan dan menyimpan data yang kemudian diproses menjadi sebuah laporan keuangan yag nantinya digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengambil keputusan .

Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap akuntansi
1. Pihak Internal
Pihak internal adalah pihak yang berada dalam struktur organisasi. Manajemen adalah pihak yang paling membutuhkan laporan akuntansi yang tepat dan akurat untuk mengambil keputusan yang baik dan benar. Contohnya seperti manajer yang melihat posisi keuangan perusahaan untuk memutuskan apakah akan membeli gedung untuk kanntor cabang baru atau tidak.
2. Pihak Eksteral / External
a. Investor
Investor membutuhkan informasi keuangan perusahaan untuk menentukan apakah akan menanamkan modalnya atau tidak. Jika dalam prediksi investor akan memberikan keuntungan yang baik, maka investor akan menyetorkan modal ke perusahaan, dan begitu juga sebaliknya.
 b. Pemegang saham / pemilik perusahaan
Para pemilik perusahaan yang mempunyai bagian saham perusahaan membutuhkan      informasi keuangan perusahaan untuk dapat mengetahui sejauh mana kemajuan atau kemunduran yang dialami perusahaan. Pemegang saham akan mendapatkan keuntungan dari dividen yang akan semakin besar jika perusahaan untung besar.
c. Pemerintah
Besarnya pajak yang harus dibayarkan perusahaan atau organisasi kepada pemerintah sebagaian besar berdasarkan atas informasi pada laporan keuangan perusahaan.
d. Kreditur
Jika perusahaan sedang terdesak dan membutuhkan dana segar perusahaan mungkin akan meminjam uang pada kreditor seperti meminjam uang di bank, berhutang barang pada supplyer / pemasok. Kreditur akan memberikan dana jika perusahaan memiliki kondisi keuangan yang baik dan tidak akan memiliki potensi yang besar untuk merugi.
e. Pihak Lainnya
Sebenarnya masih banyak pihak lain dari luar perusahaan perusahaan yang mungkin saja akan menggunakan laporan / informasi akuntansi suatu organisasi seperti para karyawan, serikat pekerja, auditor akuntan publik, polisi, pelajar / mahasiswa, wartawan, dan banyak lagi lainnya.

Prinsip Akuntansi
 1.      Perusahaan terpisah dengan pemilik dan perusahaan lainnya, maksudnya akuntansi membedakan asset yang menjadi asset perusahaan dan asset milik pribadi pemilik.
2.      Memenuhi keperluan, yaitu informasi yang dihasilkan akuntansi mempunyai tujuan yang jelas. Tidak asal dibuat. Hal ini menyebabkan sistem akuntansi suatu perusahaan tidak sama dengan sistem akuntansi perusahaan lainnya, karena setiap perusahaan mempunyai kebutuhan berbeda sesuai dengan pengaruh lingkungannya.
3.      Memberikan informasi keuangan secara  kwantitatif mengenai perusahaan tertentu agar pemakai/manajemen dapat mengambil keputusan ekonomi
4.      Memberikan informasi keuangan yang dapat dipercaya  sehingga membantu pemakai/manajemen dalam menaksir kemampuan perusahaan memperoleh laba.
5.      Menyajikan informasi mengenai perubahan-perubahan harta dan kewajiban serta informasi lainnya yang diperlukan.

Pengertian Laporan Keuangan
Laporan Keuangan adalah Laporan yang menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan , kinerja dan perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi pengguna untuk mengambil suatu keputusan ekonomi .
Laporan keuangan berisi tentang :
1 . Posisi harta , utang dan modal
2 . Kinerja suatu  perusahaan
3. Perubahan posisi keuangan

Laporan keuangan menurut PSAK terdapat 5 laporan , yaitu :
1 . Neraca
2 . Laba Rugi
3 . Perubahan Modal
4 .Arus Kas
5 .Catatan Atas Laporan Keuangan

Bentuk – bentuk Neraca :
Secara umum bentuk neraca dapat disusun dalam dua bentuk yaitu:
1 . Bentuk skontro, artinya menyusun harta pada sisi kiri dan utang pada sisi kanan atau sebelah menyebelah.
2 . Sedangkan bentuk staffel sering disebut dengan bentuk laporan, yaitu menempatkan harta pada bagian atas neraca dan utang dengan modal di bagian bawahnya.

Laporan Laba Rugi
Laporan laba-rugi adalah salah satu laporan keuangan dalam akuntansi yang menggambarkan apakah suatu perusahaan mengalami laba atau rugi dalam satu periode akuntansi sebagai akibat dari kegiatan operasional perusahaan .

Bentuk Laporan Laba Rugi

Laporan Laba-Rugi dapat dibuat dalam dua bentuk, yaitu:
1. Bentuk Single Step atau Langsung
Semua pendapatan dikelompokkan tersendiri di bagian atas dan dijumlahkan, kemudian semua beban dikelompokkan tersendiri di bagian bawah dan dijumlahkan. Jumlah pendapatan dikurangi jumlah beban, selisihnya merupakan laba bersih atau rugi bersih.
2. Bentuk Multiple Step atau Tidak Langsung
Pendapatan dibedakan menjadi pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha, demikian juga beban dibedakan menjadi beban usaha usaha dan beban di luar usaha. Pendapatan dan beban usaha disajikan pertama, pendapatan dan beban di luar usaha disajikan kemudian.
Tujuan Laporan Keuangan :
Meyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan.

18 Desember 2010

Kewirausahaan dan Perusahaan Kecil

0 komentar


Pengertiaan Wirausaha
*Menurut kamus besar Bahasa Indonesia , wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru , menentukan cara produk baru , menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya serta mengatur permodalan operasinya .

Pengertian Kewirausahaan
a . Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif  berusaha meningkatkan hasil karyanya 
     dalam arti meningkatkan penghasilan .
b . Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang-peluang memenuhi kebutuhan  dan    keinginan melalui inovasi , tanpa memperhatikan sumber daya yang mereka kendalikan (robin  1996 )
c . Kewirausahaan adalah proses dinamis untuk menciptakan tambahan kemakmuran .

Dari pengertian di atas dapat di abil kesimpulan bahwa Kewirausahaan adalah suatu sikap yang berusaha untuk memanfaatkan peluang usaha , guna memenuhi  kebutuhan ataupun mencapai kemakmuran dengan inovasi – inovasi yang dimiliki .

*Unsur-unsur  penting wiraswasta
 1.     Sikap
Sikap merupakan unsur yang timbul dari dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam bentuk perbuatan atau tindakan .Sikap merupakan modal dasar bagi seorang wirausaha untuk meraih keberhasilan , karena sikap menunjukan kepribadian seseorang yang mempengaruhi pola pikir orang lain terhadap dirinya
2.  Kemampuan dan keterampilan
Untuk menjadi seorang wirausaha selain mempunyai dana, juga harus mempunyai kemampuan dan keterampilan . Kemampuan dalam  ia merupakan anggota masyarakat yang tidak dapat melepaskan diri dari lingkungannya untuk itu ia harus menghormati etika kemasyarakatan tanpa mengesampingkan budaya setempat .

Fungsi seorang Wirausaha
1.        Memasuki usaha-usaha baru yang belum pernah dicoba oleh orang lain .
2.       Memulai produksi suatu jenis barang / jasa baru atau jenis barang / jasa yang sudah ada dengan cara baru .
3.       Melaksanakan reorganisasi usahanya
4.       Membuka pasaran baru
5.       Mengembangkan sumber-sumber logistic baru atau mengusahakan inovasi-inovasi

 *Perusahaan kecil

   -  Pengertian perusahaan kecil
Usaha kecil merupakan usaha yang mempunyai jumlah tenaga kerja kurang dari 50 orang, atau berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1999 kategori usaha kecil adalah yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,00 (tidak termasuk tanah dan bangunan); penjualan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00.milik Warga Negara Indonesia, bukan afiliasi badan usaha lain (berdiri sendiri), dan berbentuk usaha perorangan, badan usaha, atau koperasi.

Ciri-ciri perusahaan kecil
a.       Manajemen berdiri sendiri, dengan kata lain tidak ada pemisahan yang tegas antara pemilik dengan pengelola perusahaan. Pemilik adalah sekaligus pengelola dalam UKM.
b.      Modal disediakan oleh seorang pemilik atau sekelompok kecil pemilik modal.
c.   Daerah operasinya umumnya lokal, walaupun terdapat juga UKM yang memiliki orientasi luar negeri,berupa ekspor ke negara-negara mitra perdagangan
d.       Ukuran perusahaan, baik dari segi total aset, jumlah karyawan, dan sarana prasarana yang kecil.
Kekuatan dan Kelemahan Perusahaan kecil
Kekuatan Perusahaan kecil
1.       Manajemen perusahaan lebih dapat terkontrol
2.       Prosedur hukumnya sederhana
3.       Bebas dalam menentukan barang atau jasa yang diproduksi
4.       Pemilik dapat menerima seluruh laba
5.       Pendistribusian barang ataupun pengenalan produk lebih mudah
Kelemahan Perusahaan Kecil
1 .     Resiko usaha ditanggung oleh si pemilik
2 .     Kurangnya informasi dalam menjalankan bisnis
3 .     Pembagian kerja tidak proposional
4 .     Tidak ada perencanaan mengenai anggaran
5 .     Tidak pernah melakukan studi kelayakan

Cara-cara mengembangkan perusahaan kecil              
1.   Mengetahui kondisi internal maupun eksternal perusahaan
Disini Perusahaan harus mengetahui kondis internal dan eksternal perusahaan , kondisi internal       dapat berupa peningkatan produksi ataupun peningkatan mutu barang , selain itu menajemen perusahan harus lebih ditingkatkan agar dapat memanage perusahaan dengan baik , sedangkan dari sisi eksternal perusahaan perusahaan harus melihat kondisi masyarakat sebagai konsumen , perusahaan harus mengetahui barang/jasa apa yg sedang dibutuhkan oleh konsumen , dengan melihat para pesaing kita dapat menentukan harga untuk barang .
2.   Melakukan promosi produk
Promosi harus lebih gencar dilakukan sebagai usaha untuk memperkenalkan produk , promosi dapat  berupa potongan harga ataupun penjualan paket .

Perbedaan perusahaan kecil dengan Kewirausahaan

Secara sederhana perbedaan antara perusahaan kecil dengan kewirausahaan adalah  kewirausahaan adalah berbentuk seorang pemimpin yang mampu memimpin anggotanyan untuk mencapai tujuannya tersebut. Sedangkan perusahaan kecil berbentuk organisasi atau kelompok kecil.

Contoh dari wirausaha adalah usaha dengan cara franchising atau usaha waralaba .
Sebelum melakukan usaha dengan cara tersebut ada baiknya kita harus mengetahui kiat – kiat memilih usaha dengan cara tersebut , berikut kiat-kiat dalam memilih usaha franchising :

  1. Jangan minder saat berhadapan dengan staf  bisnis waralaba. Biarpun mereka berhak menyeleksi Anda, sesungguhnya mereka juga membutuhkan Anda. Karena itu manfaatkan sesi-sesi wawancara dengan mereka untuk menggali habis kondisi usaha waralaba. Mereka boleh menggali informasi seputar kepribadian dan kondisi keuangan investor. Anda pun seharusnya bisa menggali berbagai informasi mendalam tentang perusahaan penyelenggara waralaba.
  2. Coba kenali latar belakang perusahaan atau sang pengusaha, bonafiditas, pengalaman, potensi pasar, peta persaingan, serta keunggulan dan keunikan produk atau sistem mereka. Dari serangan balik wawancara itu Anda bisa meraba sikap mereka. Cara dan sikap ketika menjawab pertanyaan bisa Anda jadikan tolok ukur kultur usaha mereka. Semakin mereka terbuka, semakin baik. Semakin mereka misterius dan tertutup, ya semakin buruk. Ingat, kelak Anda harus saling bertukar informasi dengan mereka. Bayangkan dan perkirakan apakah Anda bisa berkomunikasi secara nyaman dengan mereka kelak?
  3. Jangan segan menyelidiki kondisi keuangan pewaralaba. Kinerja mereka di masa lalu bisa menjadi pantulan prospek usaha Anda di masa depan. Pewaralaba yang baik tak akan segan membagi informasi penting ini. Waralaba yang layak pilih adalah perusahaan yang telah menghasilkan untung selama bertahun-tahun, setidaknya lebih dari 3 tahun. Tanyakan pula kinerja cabang atau gerai milik terwaralaba lama. Apakah mereka untung atau malah gulung tikar. Kalau tutup sebabnya apa, begitu pula kalau sukses resepnya apa. Tak ada salahnya kalau Anda mencoba menggali informasi langsung dari terwaralaba lama yang lebih dulu beroperasi.
  4. Pilihlah brand waralaba yang sudah dikenal masyarakat. Sebagian brand waralaba luar negeri tak dikenal di sini. Tapi, kalau nama mereka cukup terkenal secara Internasional,  layaklah untuk dipertimbangkan. Jadi jangan segan menyelidiki reputasi mereka lewat internet atau kenalan di luar negeri.
  5. Bisnis waralaba bukanlah deposito atau obligasi pemerintah yang berbunga tetap. Karena itu, jangan pertaruhkan seluruh kekayaan Anda pada bisnis yang ingin Anda masuki. Sehebat apa pun waralaba yang hendak Anda ikuti, resiko bisnis tetap ada. Soalnya, ada banyak faktor ekonomi yang tidak berada dalam kendali perusahaan atau pelaku ekonomi mana pun, sehebat apa pun sistem dan keunggulan mereka.
  6. Pelajari dan cermati draf kontrak sebaik-baiknya. Jangan terburu-buru menganggukkan kepala dan berjabat tangan tanda sepakat. Ingat, semua kewajiban dan hak Anda tercatat dalam dokumen kontrak. Jadi, jangan sampai kontrak itu nantinya hanya merugikan Anda.

3 Desember 2010

Perusahaan dan Linkungan Perusahaan

0 komentar
Pengertian Perusahaan

Perusahaan ialah suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa. Hal ini disebabkan karena kebutuhan manusia tidak bisa digunakan secara langsung dan harus melewati sebuah proses ‘di suatu tempat, sehingga inti dari perusahaan ialah tempat melakukan proses sampai bisa langsung digunakan oleh manusia.Perusahaan juga merupakan kesatuan teknis yang bertujuan menghasilkan barang atau jasa. Perusahaan juga disebut tempat berlangsungnya proses produksi yang menggabungkan faktor – faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Perusahaan merupakan alat dari badan usaha untuk mencapai tujuan yaitu mencari keuntungan. Orang atau lembaga yang melakukan usaha pada perusahaan disebut pengusaha, para pengusaha berusaha dibidang usaha yang beragam.

Kedudukan Perusahaan
Perusahaan dalam rancah kehidupan ekonomi merupakan suatu alat untuk memperlancar kegiatan perekonomian , Karena perusahaan mempunyai peranan yan sangat penting dalam jalannya system kegiatan perekonomian . Di perusahaan itulah semua kegiatan perekonomian diproses seperti memproduksi barang maupun mendistribusikan barang , semua hal tu tidak lepas dari adanya suatu perusahaan .

Jenis Letak Perusahaan
Ada 4 (empat) jenis letak perusahaan :

1. Letak Perusahaan yang Terikat Pada Alam
Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam, jadi tidak dapat ditentukan oleh manusia; misalkan, usaha pertanian dan pertambangan.

2. Letak Perusahaan Berdasarkan Sejarah
Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah di lokasi itu. Misalkan kerjainan batik di daerah Surakarta dan Yogyakarta, hal ini disebabkan dulu seni membatik ini dimulai dari para wanita dalam Kraton di kedua kota itu.

3. Letak Perusahaan yang Ditetapkan oleh Pemerintah
Dalam hal ini pemerintahlah yang menentukan dimana perusahaan harus menjalankan aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat di sekitar lokasi itu tidak merasa terganggu karena adanya perusahaan tersebut. Misalnya, pabrik senjata/amunisi, peternakan babi, dan pabrik obat-obatan.

4. Letak Perusahaan yang Dipengaruhi oleh Faktor-faktor Ekonomi
Jenis perusahaan ini bersifat industri. Di sini ada bebarapa faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan letak perusahaan :

a. Dekat dengan bahan baku
Contoh : pabrik gula, pabrik semen.

b. Dekat dengan pasar
Di sini perusahaan sedekat mungkin dengan pasar atau konsumen.
Contoh : pabrik roti (Bakery), rumah makan dan juga perusahaan jasa seperti Bank/Asuransi.

c. Dekat dengan pemasuk tenaga kerja
Bagi perusahaan yang banyak membutuhkan tenaga kerja bukan ahli, cenderung memperhatikan agar dekat dengan tenaga kerja tersebut.
Contoh : pabrik rokok, pabrik kembang gula.

d. Dekat dengan penyedia sumber tenaga/energi
Contoh : pabrik peleburan bijih besi, aluminium dan baja.

e. I k l i m
Suatu perusahaan seringkali membutuhkan adanya iklim dan pengaturan suhu udara yang tertentu.
Contoh : pabrik the, pemintalan kapas, industri jamur.

f. Ongkos Transport
Misalkan pabrik mobil, sangat membutuhkan lancarnya transportasi. Apabila jalan-jalan yang akan dilalui produk perusahaan ke konsumen sudah baik, maka diharapkan ongkos transportnya juga akan menjadi rendah.

g. Besarnya suplai modal
Perusahaan yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya, cenderung akan memilih tempat dimana penananman modal cukup besar disertai tingkat bunga yang cukup rendah.

Untuk masing-masing perusahaan, pengaruh tiap faktor adalah berbeda-beda. Hanya saja yang dianggap ideal untuk suatu lokasi perusahaan ialah tempat dimana semua biaya operasi perusahaan paling rendah. Dasar teori lokasi perusahaan : “Tempatkanlah pada titik geografis yang paling banyak memberikan kesempatan kepada perusahaan di dalam usaha mencapai tujuannya”. Jadi dengan kata lain, dicari titik lokasi yang paling ekonomis di segala sektor.

Tujuan didirikannya perusahaan
Perusahaan didirikan tidak hanya tanpa tujuan atau maksud tertentu , pasti pendirian suatu perusahaan mempunya visi dan misi tertentu . berikut diantaranya beberapa tujuan didirikannya suatu perusahaan .
1 . Meningkatkan kemakmuran ekonomi
2 . Mencari keuntungan
3 . Memperlancar arus kegiatan ekonomi
4 . Mensejahterakan rakyat

Perusahaan sebagai suatu system
Perusahaan Sebagai Suatu Sistem System adalah suatu kesatuan dari unit-unit yang saling berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsungdalam rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah suatu system karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai tertentu antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat,maupun tanggung jawab social Kepada:
1 .pemilik modal => pengelolaan keuangan dan kemajuan perusahaan.
2. lembaga peneliti => membantu pendanaan.
3. pekerja => membayar gaji dan memenuhi fasilitas kerja.
4. konsumen => menyediakan B&J yang bagus.
5. pemerintah => membayar pajak.


Fungsi perusahaan
Fungsi-fungsi Perusahaan Ada 4 :
1 . Fungsi operasi Pembelian dan produksi, pemasaran, keuangan, personalia,
2 .Fungsi operasi utama perusahaan, akuntansi, administrasi, teknologi informasi, transformasi dan komunikasi, pelayanan umum dan uu,
3.Fungsi operasi penunjang.
4.Fungsi manajemen Perencanaan, pengorganisasian, pengarah, pengendalian.
Bila semuanya berjalan dengan baik perusahaan akan menjalankan operasinya dengan lancer, terkoordinasi, terintegrasidalam rangka mencapai tujuan.

Lingkungan Perusahaan

Pada dasarnya lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :
1. Lingkungan Eksternal Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusaan. Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
A) Lingkungan eksternal makro Adalah lingkungan eksternal yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh : Keadaan alam => SDA, lingkungan. Politik dan hankam => kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada => menciptakan. Hukum Perekonomian Pendidikan dan kebudayaan Social dan budaya Kependudukan Hubungan internasional.
B) Lingkungan eksternal mikro Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh : Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan. Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen. Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll. Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.

2. Lingkungan Internal Adalah factor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi. Contoh : Tenaga kerja Peralatan dan mesin Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana) Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan System informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan

2 Desember 2010

Pemasaran

0 komentar
Pemasaran adalah kegiatan pemasar untuk menjalankan bisnis ( profit atau non profit ) guna memenuhi Kebutuhan pasar dengan barang dan jasa , menetapkan harga , mendistribusikan , serta mempromosikannya melalui proses pertukaran agar memuaskan konsumen dan mencapai tujuan perusahaan .
Sedangkan pasar dalam pemasaran mempunyai pengertian yaitu , kelompok individual ( perorangan maupun organisasi ) yang mempunyai permintaan terhadap barang tertentu , berdaya beli , dan berminat merealisasikan pembelian tersebut .

Jenis –Jenis Pasar
Pasar dibagi menjadi 3 jenis yaitu :
1 . Pasar Konsumen
Pasar konsumen adalah kelompok individual ( perorangan maupun rumah tangga ) yang membeli dan mengkonsumsi barang atau jasa untuk kepentingan pribadi maupun keluarganya , tidak untuk maksud lain .
Faktor pengaruh pada proses pengambilan keputusan :
1 . Faktor personal
1 . Motivasi
Motivasi adalah dorongan ( drive ) internal untuk melakukan tindakan sesuai sebagai usaha pemenuhan kebutuhan .
2 . Persepsi
Persepsi adalah proses pemilihan , pengorganisasian , dan pengartian informasi berdasar Pengalaman pribadi .
3 . Pemahaman
Pemahaman adalah proses perubahan pemikiran atau pemahaman seseorang karena adanya
Pengalaman – pengalaman pribadi sebelumnya .
4 . Kepercayaan
Kepercayaan adalah deskripsi tingkat penerimaan pemikiran seseorang atas sesuatu objek atau gejala .
5 . Sikap
Sikap adalah penilaian relative seseorang suatu objek atau pemikiran tertentu secara konsisten
6 . Kepribadian
Kepribadian adalah karakteristik psikologis yang relative konsisten terhadap respons akhir suatu Objek di lingkungannya .
2 . Faktor Sosial
1 . Peran dan status
Peran adalah kegiatan –kegiatan seseorang untuk menyatakan keberadaan atau yang diharapkan Pada dirinya dalam lingkungannya . sedangkan status adalah penghargaan umum kelompok atau Masyarakat terhadap sesorang .
2 . Keluarga
Keluarga adalah kelompok terkecil dalam masyarakat yang meliputi orang-tua dan anak-anaknya .
3 . Kelompok Referensi
Kelompok referensi adalah kelompok yang secara lansung atau tidak langsung mempengaruhi Pembentukan perilaku dan sikap seseorang .
4 . Klas social
Klas social adalah tingkatan dari struktur klas masyarakat yang berjenjang dan relative permanen Dalam persamaan nilai , minat , dan perilaku .

Peranan seseorang dalam proses pembelian konsumen :
1 . Initiator ( yang memberikan gagasan untuk membeli )
2 . Influencer ( dorongan agar gagasan tersebut dapat terealisasi )
3 . Decider ( keputusan untuk membeli )
4 . Purchase ( yang membeli )
5 . User ( yang menggunakan )


Perilaku pembelian konsumen :
1 . Perilaku respons rutin ( routinezed respons behavior )
Adalah perilaku pembelian rutin untuk persoalan yang sering dihadapi .umumya frekuensi Kebutuhan produk tinggi , misalnya kebutuhan barang sehari-hari .

2 . Perilaku pemecahan masalah yang terbatas ( limited problem solving )
Adalah perilaku pembelian yg memerlukan usaha pemecahan persoalan yang terbatas

3 . Perilaku pemecahan masalah yang ekstensif ( extensive problem solving )
Adalah perilaku pembelian untuk mengatasi persoalan yg sangat tidak rutin .

2 . Pasar Industrial
Pasar industrial adalah kelompok organisasional yang membeli produk dan jasa untuk dijual kembali Atau diproses menjadi produk lain yang akan dijual untuk kepentingan organisasinya .

Faktor pengaruh perilaku pembelian :
1 . Lingkungan organisasi
2 . Intraorganisasi
3 . Interorganisasi
4 . Individual

Peranan pembelian dalam proses pembelian industrial :
1 . Pemakai ( user )
2 . Pengaruh ( influencer )
3 . Pembeli ( Buyers )
4 . Pengambil Keputusan ( Deciders )
5 . Penjaga gawang ( Gate keepers )

Perilaku pembelian pasar industrial :
1 . Pembelian baru ( New Task Buying )
Adalah pembelian yang dilakukan untuk pertama kali sehingga membutuhkan informasi yg banyak .
2. Pembelian ulang modifikasi ( Modified Rebuy )
Adalah pembelian kembali ( ulang ) atas kegiatan yang pernah dilakukan sebelumnya .
3. Pembelian ulang rutin
Adalah pembelian ulang yang sering dilakukan secara periodik ( rutin )

3 . Pasar Pemerintah
Pasar pemerintah adalah organisasi atau lembaga pemerintah yang membeli produk-produk untuk Menjalankan kegiatan operasionalnya melayani kepentingan masyarakat .


Konsep – konsep pemasaran
1 . Konsep produksi
Adalah anggapan pemasar yang berorientasi kepada proses produksi bahwa konsumen hanya akan membeli barang-barang yang murah .
2 . Konsep produk
Adalah anggapan pemasar bahwa konsumen lebih menghendaki produk-produk yang berkualitas atau berpenampilan menarik .
3 . Konsep Penjualan
Adalah anggapan pemasar yang berorientasi kepada tingkat penjualan bahwa konsumen perlu dipengaruhi agar penjualan dapat meningkat sehingga tercapai profit maksimum sebagai tujuan perusahaan .
4 . Konsep pemasaran
Adalah anggapan pemasar yg berorientasi kepada pelanggan bahwa konsumen hanya akan bersedia membeli produk-produk yang mampu memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan .
5 . Konsep pemasaran yang memasyarakat
Adalah anggapan pemasar bahwa konsumen hanya bersedia membeli produk-produkyang mampu memenuhi kebutuhan serta kesejahteraan lingkungan social konsumen .
6 . Konsep pasar
Adalah anggapan pemasar yang berorientasi kepada pelanggan dan pesaing-pesaing perusahaan bahwa produsen perlu mempunyai keunggulan pasar yang bersaing untuk dapat memenuhi dan memuaskan pelanggan .

Bauran Pemasaran
Bauran pemasaran terdiri dari :
1 . Product ( Perencanaan barang )
2 . Price ( penetapan harga )
3 . Promotion ( Program promosi )
4 . Place ( Saluran Distribusi )

MANAJEMEN DAN ORGANISASI

0 komentar
PENGERTIAN MANAJEMEN
*Sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui rangkaian kegiata berupa perencanaan , pengorganisasian ,pengarahan dan pengendalian orang-orang serta sumber daya organisasi yg lainnya .(Nickles,Mc hugh and Mc hugh , 1997)

*Seni dalam menyelesaikan sesuatu melalui orang lain (follet , 1997)

*Seni atau proses dalam menyelesaikan sesuatu yang terkait dengan pencapaian tujuan (Ernie&Kurniawan 2005)

Jadi dapat dikatakan manajemen merupakan suatu cara yang digunakan untuk pencapain tujuan , seperti perencanaan , pengorganisasian maupun pengarahan .
Manajemen sangat diperlukan dalam kegiatan usaha , karena dengan manajemen yang baik perusahaan akan berjalan dengan baik , tapi jika manajemen dari suatu perusahaan buruk , perusahaan tersebut akan mengalami kehancuran , sehingga dapat dikatakan kehidupan suatu perusahaan tergantung dari baik atau buruknya manajemen dari suatu perusahaan tersebut .

Manajemen sebagai suatu ilmu berkembang melalui beberapa tahap :
1 . tahap survival 1886-1930 (thn 1886 lahirnya gerakan manajemen ilmiah )
2 . tahap konsolidasi dan, tahun 190-1945
3 . tahap human relation , tahun 1945-1959
4 . tahap behavioralisme , tahun 1959-sekarang

Perkembangan manajemen sebagai suatu seni dilalui dengan tahap-tahap :
1 . tahap pra sejarah ( berakhir tahun 1 masehi )
2 . tahap sejarah ( berakhir tahun 1886 )
3 . tahap modern ( dimulai tahun 1886 – sekarang )

Unsur-unsur manajemen
1 . Man ( orang )
2 . Money ( uang )
3 . Materials ( bahan-bahan )
4 . Methode ( Metode )
5 . Machine ( Mesin )
6 . Market ( Pasar )

Prinsip-prinsip manajemen
Menurut bapak manajemen ilmiah “ Henry Fayol” dalam bukunya”General and Industrial Management” ada 14 Prinsip Manajemen , yaitu :
1 . Pembagian kerja ( devision of work )
2 . Wewenang atau tanggung jawab ( authority and responsibility )
3 . Disiplin atau kepatuhan
4 . Kesatuan perintah ( utility of command )
5 . Kesatuan arah ( utility of direction )
6 . Mengutamakan kepentingan umum
7 . Pemberian upah/jasa (renumeration of personel )
8 . Kestabilan masa kerja pegawai (stability of tenure of personal )
9 . Keadilan dan kebebasan
10 . Pemusatan( centralization )
11 . Garis kuasa ( line of authority )
12 . Inisiatif
13 . Kesatuan pada kelompok ( Ecprite de corps )
14 . Kerertiban

Fungsi-fungsi manajemen
Fungsi manajemen dibagi menjadi 4 yaitu :
1 . Planning ( Perencanaan )
Perencanaan adalah kegiatan menentukan serangkaian tindakan yang akan dilakukan dimasa yang akan datang .
Planning dibagi lagi menjadi 2 kegiatan yaitu :
1 . Forecasting
2 . Budgeting
2 . Organizing ( Pengorganisasian)
Pengorganisasian adalah kegiatan menetapkan susunan organisasi , tugas dan fungsi masing-masing unit untuk mencapai tujuan organisasi .
Organizing dibagi lagi menjadi 2 kegiatan yaitu :
1 . Staffing
2 . Assembling
3 . Actuating ( Penggerakan )
Penggerakan adalah kegiatan motivasi bawahan agar melakukan kegiatan yang telah menjdi tugasnya Masing – masing untuk mencapai tujuan organisasi .
Actuating dibagi menjadi 4 kegiatan yaitu :
1 . Directing
2 . Commanding
3 . Coordinating
4 . Motivating
4 . Controlling ( Pengendalian )
Pengendalian adalah kegiatan mengevaluasi pekerjaan yang telah dilaksanakan dengan rencana yang telah disusun sebelumnya untuk mencapai tujuan organisasi .
Pengendalian dibagi menjadi 2 kegiatan yaitu :
1 . Reporting
2 . Evaluating

Organisasi

Organisasi adalah sekumpulan orang yang mempunya tujuan yang sama dan terorganisir dan terkoordinasi oleh suatu sistem .

Bentuk – bentuk organisasi :
1 . Organisasi Lini
Dalam organisasi lini atau garis ( line organization ) , kekuasaan berjalan secara langsung dari atasan ke bawahan , sehingga perintah datang dari atasan kepada bawahan secara langsung .

Keuntungan dari organisasi lini :
1 . Kesatuan pimpinan terjamin Karen ada dalam satu komando
2. Koordinasi relative mudah dilaksanakan
3. Pengendalian relative mudah dilaksanakan
4 . Rasa solidaritas pegawai pada umunya tinggi .

Kelemahan dari organisasi lini :
1 . Tujuan pribadi pimpinan seringkali sulit dibedakan dengan tujuan organisasi
2 . Pimpinan seringkali menjadi otoriter .
3 . Organisasi perusahaan terlalu tergantung pada pimpinan .

2 . Organisasi lini dan staf
Dalam system ini pemusatan kekuasaan dari atas ke bawah tetap ada , tapi untuk melancarkan tugas yang diperintahkan dari atasan ke bawah dibantu oleh staf .

3 . Organisasi Fungsional
Dalam system ini terdapat pembagian kerja berdasarkan spesialisasi

4 . Organisasi lini , staf , dan fungsional
Sistem organisasi ini merupakan gabungan dari bermacam – macam system organisasi ,Dengan memakai system gabungan dimungkinkan memilih yang menguntungkan dipakai sedangkan yang merugikan ditinggalkan .
 

dyaluppha , , Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea


Smashed Pink Can